Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS yang Lebih Kuat Membatasi Kenaikan WTI
Thursday, 14 November 2024 07:15 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilMinyak Brent

Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan pada kisaran $67,90 pada hari Kamis(14/11). Harga WTI sedikit pulih di tengah kejutan penurunan minyak mentah. Namun, Dolar AS (USD) yang lebih kuat secara umum mungkin membatasi kenaikannya.

Laporan mingguan American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah menurun minggu lalu. Stok minyak mentah di Amerika Serikat untuk minggu yang berakhir pada 8 November turun 777.000 barel, dibandingkan dengan kenaikan 3,132 juta barel pada minggu sebelumnya. Konsensus pasar memperkirakan bahwa stok akan meningkat 1 juta barel.

Kenaikan emas hitam mungkin terbatas karena Indeks Dolar AS (DXY) naik ke level tertinggi sejak November 2023 setelah data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk Oktober sesuai dengan ekspektasi. Greenback yang lebih kuat membuat minyak berdenominasi USD lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, yang dapat mengurangi permintaan.

Lebih jauh, revisi penurunan terbaru Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk pertumbuhan permintaan pada hari Selasa berkontribusi terhadap penurunan WTI. OPEC menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak globalnya untuk tahun 2024 dan 2025, dengan alasan permintaan yang lemah di Tiongkok, India, dan kawasan lain, yang menandai revisi penurunan keempat berturut-turut kelompok produsen tersebut.

Ke depannya, pedagang minyak akan mengawasi laporan persediaan minyak mentah Badan Informasi Energi (EIA) AS, yang akan dirilis pada hari Kamis. Selain itu, Indeks Harga Produsen (PPI) AS, Klaim Pengangguran Awal, dan pernyataan Fed akan dipantau secara ketat di kemudian hari.(ayu)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS